Sabtu, 02 November 2019

Strategi Pemasaran Internasional dan Analisa Kelemahan Kelebihan Adidas


STRATEGI PEMASARAN INTERNASIONAL PRODUK ADIDAS
(Business Lounge – Manage Your Business) Adidas melakukan lima perubahan yang drastis untuk memenangkan kembali pelanggannya yang hilang diambil oleh pesaingnya Nike dan Under Armour. Penjualan Adidas turun sebanyak 23 persen tahun lalu menjadi 1,1 milyar dolar AS dan menurut laporan Wall Street Journal iniUnder Armour perusahaan sepatu asal Baltimore melewati Adidas dengan kenaikan penjualan hingga 20 persen sebesar 1,2 milyar dolar AS. Sedangkan Nike masih memimpin di depan dengan nilai penjualan sebesar 8,9 milyar dolar AS pada tahun yang sama.
Adidas mengharapkan keuntungannya akan bertumbuh sebesar 15 persen setiap tahunnya hingga tahun 2020 dan penjualannya bertumbuh menjadi 24 milyar dolar pada tahun 2020. Demikian seperti yang dilaporkan oleh Reuter pada Kamis 26 Maret 2015 yang lalu. Beberapa strategi Adidas untuk mewujudkan impiannya ini adalah:
·         Strategi pertama, Adidas menggunakan robot di pabriknya, bahkan di toko untuk membuat sepatu, dan juga akan memindahkan produksinya dari Asia ke Eropa dimana pasar Adidas berada, begitu disampaikan oleh Chief Executive Adidas, Herbert Hainer kepada Reuters. Setiap pelanggan bisa menuliskan nama dan logonya pada sepatu kesayangannya. Visi tahun 2020 Adidas adalah perusahaan akan sepenuhnya automated.
·         Strategi kedua Adidas adalah mengurangi waktu yang diperlukan untuk menghasilkan produk. Biasanya dari desain sampai ke toko perlu 18 bulan, namun sekarang akan dikurangi menjadi 6 bulan saja. Hal ini dilakukan dengan mendekatkan produksi ke pasar.
·         Strategi ketiga Adidas adalah menambahkan “American flavor” pada produk-produknya. Adidas membuka studio pertamanya di Brooklyn tahun ini dan meng-hijack tiga desainer Nike untuk menjalankan studio.
·         Strategi keempat, Adidas akan membuka ratusan toko-toko baru di enam kota utama termasuk Los Angeles, New York, London, Paris, Shanghai and TokyoJika mereka memenangkan New York dan Los Angeles, mereka aka memenangkan Amerika.

·         Strategi kelima, Adidas akan dengan agresif memberikan sponsor kepada banyak atlit, sebagaimana Nike selalu melakukannya. Adidas menyediakan 36 juta dolar AS setiap tahunnya untuk NBA dan akan melipatgandakan investasinya hingga tahun 2020. Adidas tertinggal di belakang Nike pada  jumlah pemain yang disponsori dan ketenaran pemain yang disponsori. LeBron James dan Kevin Durant, dua penjual sepatu tertinggi di liga NBA, keduanya disponsori oleh Nike. Begitu juga Anthony Davis, yang secara luas dianggap sebagai calon pemain terbaik di dunia berikutnya. Kobe Bryant, Chris Paul, Russell Westbrook, James Harden, dan Carmelo Anthony juga disponsori oleh Nike dan Jordan Brand.



KEKUATAN DAN KELEMAHAN PRODUK ADIDAS

Kekuatan ( Strength ):
·         Posisi finansial yang baik
Hal ini dibuktikan melalui nilai kontrak yang diberikan oleh Adidas kepada Liverpool sebesar 25 juta Poundsterling, sedangkan Nike hanya memberikan nilai kontrak sebesar 23,5 juta Poundsterling kepada MU.
Annual revenue yang diperoleh Adidas di tahun 2009 adalah 10,30 milliar euro  dan 508 juta euro sebagai operating income mereka dengan total 245 juta euro sebagai keuntungan bersih Adidas.
·         Strategi marketing efektif
Adidas menggunakan berbagai konsep yang membuatnya menjadi ikon apparel olahraga, misalnya dengan menggunakan konsep trifoil logo yang memiliki makna semangat olimpiade. Hal ini seketika membuat Adidas menjadi sepatu resmi yang digunakan pada even olimpiade seluruh dunia. Adidas juga memiliki berbagai kontrak dengan banyak klub – klub olahraga, mulai dari rugby hingga sepakbola. Adidas juga menggaet banyak bintang olahraga untuk dijadikan brand ambassador. Selain bintang olahraga, Adidas juga menggaet selebriti dunia yang terkenal dikalangan anak muda, seperti Katy Perry. Adidas juga bekerja sama dengan headphone Sennheiser dengan membuat headphone dengan rancangan Adidas. Adidas juga memiliki kontrak 11 tahun untuk menjadi apparel provider seluruh klub NBA.
·         Merek yang kuat
Karena merek Adidas sudah terbentuk sejak tahun 1920, mnjadikannya merek yang lama melekat di benak masyarakat.
·         International Operation kuat
Adidas memiliki team manajemen dengan 39000 ahli manajerial bekerja di seluruh dunia.
·         Rantai distribusi kuat
Outlet outlet Adidas sudah tersebar diseluruh dunia dan juga tersebar di berbagai departement store terkemuka.


Kelemahan ( Weakness ):
·         Harga yang terlalu tinggi
Harga tinggi merupakan pengaruh dari tingginya kualitas yang diberikan. Harga berkisar mulai dari 250 euro per item.
·         Online booking hanya tersedia di Amerika Serikat dan Eropa
Pasar utama Adidas berada di Amerika dan Eropa, karena itulah servis paling lengkap berada di kedua benua tersebut, termasukservis online shopping. Namun untuk daerah lainnya, servia ini belum tersedia. Pembeli harus datang ke toko fisik milik Adidas untuk membeli sepatu yang diinginkan.
·         Online Customer Service kurang bisa membantu konsumen
Servis customer melalui online kurang efektif. Selain itu, layanan ini masih kurang dikenal oleh masyarakat.


Kamis, 03 Oktober 2019

Analisa SWOT Produk Adidas


Analisa SWOT Produk Adidas
I. Sekilas Adidas
Visi Adidas
-          Merek spesialis berbagai peralatan olahraga
Misi Adidas
-          Menjadi merek peralatan olahraga nomor satu didunia dengan portofolio produk yang unik dari sports apparel untuk profesional olahraga hingga fashion premium sehingga dapat memenuhi semua kebutuhan konsumer dan memperlebar jangkauan pasar dari berbagai sisi.
Adidas sendiri terbagi atas 3 jenis:
  1. Adidas Sport Performance
Adidas Sport Performance sendiri memfokuskan diri pada bagian sports apparel mulai dari sepatu, baju hingga bola dan peralatan olahraga lain.
Target konsumen: Atlit, penggemar olahraga.
Key Focus Categories:
a.       Football
b.      Basketball
c.       Running
d.      Training
e.       Outdoor
Adidas Sport Performance Dengan Logo Three Stripes
  1. Adidas Originals
Adidas Originals fokus pada pangsa pasar Fashion dan Lifestyle. Adidas sendiri menjadi brand pertama yang mengukuhkan diri sebagai sports lifestyle brand. Adidas Originals dengan logo Trifoilnya menjadi bagian yang relevant bagi banyak kalangan seperti skaters, rockers, seniman, musisi, sneakerheads, dan fans olahraga.
Adidas Originals dengan Logo Trifoil
  1. Adidas Sport Style
Adidas Sport Style ini menggabungkan antara sports apparel dengan fashion sehingga membentuk pangsa pasar baru yaitu sports fashion market. Adidas Sport Style sendiri disebut dengan Adidas Y-3 yang bermaksud Yohji Yamamoto Adidas
            Logo Adidas Y-3 dan Rancangan Sepatu Adidas Y-3

II. Adidas SWOT Analysis
Strength:
·         Posisi finansial yang baik
Hal ini dibuktikan melalui nilai kontrak yang diberikan oleh Adidas kepada Liverpool sebesar 25 juta Poundsterling, sedangkan Nike hanya memberikan nilai kontrak sebesar 23,5 juta Poundsterling kepada MU.
Annual revenue yang diperoleh Adidas di tahun 2009 adalah 10,30 milliar euro  dan 508 juta euro sebagai operating income mereka dengan total 245 juta euro sebagai keuntungan bersih Adidas.
·         Strategi marketing efektif
Adidas menggunakan berbagai konsep yang membuatnya menjadi ikon apparel olahraga, misalnya dengan menggunakan konsep trifoil logo yang memiliki makna semangat olimpiade. Hal ini seketika membuat Adidas menjadi sepatu resmi yang digunakan pada even olimpiade seluruh dunia. Adidas juga memiliki berbagai kontrak dengan banyak klub – klub olahraga, mulai dari rugby hingga sepakbola. Adidas juga menggaet banyak bintang olahraga untuk dijadikan brand ambassador. Selain bintang olahraga, Adidas juga menggaet selebriti dunia yang terkenal dikalangan anak muda, seperti Katy Perry. Adidas juga bekerja sama dengan headphone Sennheiser dengan membuat headphone dengan rancangan Adidas. Adidas juga memiliki kontrak 11 tahun untuk menjadi apparel provider seluruh klub NBA.
·         Merek yang kuat
Karena merek Adidas sudah terbentuk sejak tahun 1920, mnjadikannya merek yang lama melekat di benak masyarakat.
·         International Operation kuat
Adidas memiliki team manajemen dengan 39000 ahli manajerial bekerja di seluruh dunia.
·         Rantai distribusi kuat
Outlet outlet Adidas sudah tersebar diseluruh dunia dan juga tersebar di berbagai departement store terkemuka.

Weakness:
·         Harga yang terlalu tinggi
Harga tinggi merupakan pengaruh dari tingginya kualitas yang diberikan. Harga berkisar mulai dari 250 euro per item.
·         Online booking hanya tersedia di Amerika Serikat dan Eropa
Pasar utama Adidas berada di Amerika dan Eropa, karena itulah servis paling lengkap berada di kedua benua tersebut, termasukservis online shopping. Namun untuk daerah lainnya, servia ini belum tersedia. Pembeli harus datang ke toko fisik milik Adidas untuk membeli sepatu yang diinginkan.
·         Online Customer Service kurang bisa membantu konsumen
Servis customer melalui online kurang efektif. Selain itu, layanan ini masih kurang dikenal oleh masyarakat.

Opportunities
·         Adanya inovasi teknologi
Penggunaan material baru untuk pembuatan sepatu. Adidas tidak lagi menggunakan kulit kangguru. Selain itu Adidas juga berinovasi dengan meluncurkan headphone DJ bekerja sama dengan Sennheiser.
·         Memasuki pasar baru
Adidas terus memperluas pasarnya, mulai dari ekspansi lini produk lain seperti alat elektronik, fashion apparels dan lain – lain.
·         Memperluas basis konsumen
Adidas juga terus melakukan ekspansi dengan membuka gerai – gerai di berbagai kota di berbagai wilayah.
·         Memperpanjang lini dan servis produk
Menambah fitur-fitur yang dapat memuaskan pelaanggan dengan servis yang diberikan oleh perusahaan.

Threat
·         Langkah – langkah baru yang akan dilakukan competitor
Seperti yang dilakukan oleh Nike dengan peluncuran sepatu sepak bola baru yang merupakan produksi sepatu Nike paling ringan, tercepat yang pernah dibuat, serta paling ramah lingkungan. Hal yang sama juga dilakukan oleh Puma, dengan desain sepatu sepak bola yang terbaru yang tampak lebih mementingkan penampilan dan gaya  daripada keinginan untuk bermain lebih baik atau mengurangi resiko cedera
·         Penurunan keadaan financial
Keadaan ekonomi secara global dapat menjadi factor yang mempengaruhi keputusan calon pembeli dalam membeli sepatu Adidas. Jika terjadi krisis ekonomi maka, masyarakat akan lebih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan yang lebih mendesak, seperti makan, minum, atau rumah. Dibandingkan membeli sebuah sepatu dengan harga yang cukup mahal.
·         Kenaikan pajak
Fluktuasi pajak juga dapat mempengaruhi harga jual sepatu. Jika pajak naik, maka harga sepatu juga akan semakin mahal. Akibatnya, para calon pembeli akan berpikir dua kali untuk membeli sepatu Adidas atau bahkan berpindah ke merek lain yang lebih murah. Tentunya hal ini akan menurunkan income bagi perusahaan.
·         Pendatang baru di pasar
Berbagai merek sepatu setiap tahun bermunculan. Dengan tampilan yang sangat mengikuti trend jaman sekarang. Pendatang baru dengan mudah masuk ke  segmen ini dikarenakan banyaknya pembeli dan tidak adanya monopoli dalam pasar. Contoh merek sepatu pendatang baru antara lain League, Diadora, dan And1.
·         Pertarungan harga antar competitor
·         Banyak kompetitor yang memiliki harga yang cukup bersaing dengan harga produk Adidas. Perbedaan harga yang tidak terlalu jauh membuat para calon pembeli dapat dengan mudah memilih merek lain bila harga sepatu dirasa tidak sesuai.


Selasa, 02 Juli 2019

Task3_EtikaBisnis_Bab10_UmiFeriana



Contoh tentang perilaku bisnis yang melanggar etika (korupsi, pemalsuan, pembajakan, diskriminasi gender, konflik sosial, masalah polusi)
Juli 02, 2019


A.    KORUPSI
Korupsi sebagai tingkah laku individu yang menggunakan wewenang dan jabatan guna mengeruk keuntungan pribadi, merugikan kepentingan umum dan negara. Perilaku pejabat publik, baik politikus maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya didi atau memperkaya mereka yang dekat dengannya dengan menggunakan kekuasaan yang dipercayakan kepadanya.
a.       Sebab-Sebab Korupsi
1.      Gaji yang rendah
2.      Kurang sempurnanya peraturan perundang-undangan
3.      Administrasi yang lamban dan sebagainya.
b.      Faktor Yang memicu Korupsi (BPKP) :
1.      Aspek Individu Pelaku
2.      Sifat Tamak Manusia
3.      Moral yang kuat
4.      Penghasilan yang kurang mencukupi
5.      Kebutuhan hidup yang mendesak
6.      Gaya hidup yang konsumtif
7.      Malas dan tidak mau bekerja
8.      Aspek Organisasi
9.      Kurang adanya sikap keteladanan pimpinan
10.  Tidak adanya kultur organisasi yang benar
11.  Sistem akuntabilitas yang benar kurang memadai
12.  Sistem pengendalian manajemen lemah
13.  Aspek Tempat Individu dan Organisasi Berada
14.  Nilai-nilai di komunitas kondusif untuk terjadinya korupsi
15.  Komunitas kurang menyadari sebagai korban utama korupsi
16.  Komunitas kurang menyadari kalau dirinya terlibat korupsi
17.  Komunitas kurang menyadari bahwa korupsi bisa di berantas bila komunitas ikut aktif
18.  Aspek perundang-undangan yang kurang kuat
c.       Akibat Korupsi
1.      Tata Ekonomi
2.      Tata Social Budaya
3.      Tata Politik
4.      Tata Administrasi
d.      Cara Mengatasi Korupsi
·         Preventif
Preventif, merupakan suatu pengendalian sosial yang dilakukan untuk mencegah kejadian yang belum terjadi. Atau merupakan suatu usaha yang dilakukan sebelum terjadinya suatu pelanggaran. Dalam preventif masyarakat atau seseorang diarahkan, dibujuk, atau diingatkan supaya jangan melakukan pelanggaran yang telah disebutkan. Misalnya, Pak Rahman mengingatkan murid-muridnya untuk selalu berbuat sopan santun serta baik kepada semua orang agar tidak terjadi tindakan anarkis. Dalam contoh tersebut dijelaskan bahwa Pak Rahman perlu mengingatkan kepada muridnya selalu berbuat baik. Karena, jika tidak mungkin murid tersebut sudah melakukan tindakan anarkis.

·         Represif
Represif, merupakan suatu pengendalian sosial yang dilakukan setelah terjadinya suatu pelanggaran. Atau, merupakan usaha-usaha yang dilakukan setelah pelanggaran terjadi. Dalam represif seseorang yang telah melanggar perbuatan akan dihukum ataupun ditangkap oleh polisi dan dijebloskan dalam penjara. Misalnya, seorang siswa ketahuan memakai narkoba saat dijalanan tak lama kemudian datanglah polisi dan kemudian ditangkapnya untuk meminta penjelasan lebih lanjut di kantor polisi. Pada contoh tersebut, seorang polisi menangkap seorang murid yang telah melanggar aturan seperti memakai narkoba. Maka pantaslah bahwa siswa tersebut di tangkap oleh polisi karena telah melanggar aturan.

B.     PEMALSUAN
Tindak pidana kejahatan yang membuat seolah-olah sebuah hal terlihat benar adanya.
a.       Pemalsuan melanggar dua norma dasar :
·         Kebenaran
·         Ketertiban Masyarakat
b.      Bentuk Pemalsuan
1.      Sumpah Palsu
Melakukan hal yang melanggar sumpah dengan sengaja merupakan bentuk pidana. Diatur dalam pasal 242 KUHP
2.      Pemalsuan Uang
Diatur dalam pasal 244 KUHP. Dibagi menjadi dua bentuk :
·         Membikin Secara Meniru
·         Memalsukan


3.      Pemalsuan Materai
Pemalsuan materai merugikan pemerintah karena pembelian materai adalah semacam pajak dan pemalsuan materai berakibat berkurangnya pajak ke kas Negara. Diatur dalam pasal 253 KUHP.
C.    PEMBAJAKAN
Pembajakan merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai macam aktifitas ilegal atau pemalsuan yang berkaitan dengan dunia bisnis.
a.       Alasan Seseorang Melakukan Pembajakan
·         Harga dapat dijual jauh lebih murah di bandingkan aslinya
·         Dampak penyebaran dan perkembangan teknologi yang sangat pesat di dunia
·         Resiko bisnis sangat rendah karena menjanjikan biaya produksi dan overhead yang sangat murah
·         Memiliki pasar potensial yang sangat besar
b.      Beberapa Bentuk Strategi Anti Pembajakan
·         Warning Strategy
Perusahaan pemegang merek asli memberikan peringatan secara aktif  kepada para konsumennya terhadap produk perusahaan tersebut yang dipalsukan.
Contohnya: Pembuat jam tangan terkenal di dunia merek Rolex membuat iklan di the Wall Street Journal yang memberikan pendidikan kepada konsumennya bagaiamana membedakan produk Rolex asli dengan Rolex palsu. Dengan melakukan pendidikan kepada konsumen, maka diharapkan pembelian dan penjualan produk palsu dapat di kurangi karena kesadaran akan bahaya dan kerugian yang ditimbulkan oleh produk palsu tersebut terhadap konsumen dan produsen. Strategi ini dipandang sangat mahal, karena harus di kampanyekan lewat media massa seperti koran atau televisi, tetapi dalam jangka panjang, perusahaan akan mendapatkan profit yang lebih baik.


·         Withdrawal Strategy
Perusahaan pemegang merek asli mengawasi dan memilih secara ketat distributor yang memasarkan produknya di pasar yang dicurigai produk bajakan sangat banyak dijual. Produk- produk di bawah merek ‘Hunting World’ hanya dijual pada 80 pengecer di seluruh dunia. Kasus penjualan kaos merek Dagadu Yogyakarta yang hanya membuka outlet penjualan produknya terbatas, bertujuan untuk memberikan kepastian kepada konsumennya bahwa produk yang dibeli asli.
·         Prosecution Strategy
Perusahaan pemegang merek asli melibatkan tim penyidik yang dibentuk oleh perusahaan sendiri untuk melakukan penyelidikan secara aktif tempat-tempat yang dicurigai sebgai pembuat produk palsu dari perusahaan tersebut. Contoh: perusahaan yang sudah melakukannya, misalnya, Rolex dan Christian Dior. Namun, persoalan di lapangan muncul ketika ada perusahaan yang dicurigai sebagai pembuat produk palsu yang seharusnya dikenai sangsi hukum tetapi karena penegakan hukum diberbagai Negara berbeda, menyebabkan sangsi hukum yang seharusnya dikenakan tersebut tidak terjadi, atau kadang sangsi hukumnya tidak seimbang dengan perbuatan yang dilakukannya.
·         Monitoring Strategy
Perusahaan pemegang merek asli memandang bahwa distributor adalah pemegang kunci penyebaran produk palsu dipasar. Karena itu, pendekatan dengan distributor untuk membangun loyalitas akan lebih efektif dalam menghentikan produk bajakan di pasar. Distributor di dorong untuk memegang peranan aktif dengan cara melaporkan setiap temuan yang mencurigakan terhadap kemungkinan produk palsu. Strategi ini biasanya di ikuti dengan berbagai macam insentif untuk mendorong keaktifan distributor memerangi pembajakan produk. Banyak produk merek terkenal yang bersifat ‘luxury’ atau mewah dan mahal memiliki hubungan dengan pengecer yang memiliki reputasi tinggi dalam hal penjualan produk asli. Dengan reputasinya ini penjual bahkan berani menanggung denda kerugian kalau produk yang dijualnya ternyata palsu, sehingga mereka sangat aktif membantu memerangi produk bajakan karena pada akhirnya akan merugikan mereka (pengecer).
Contoh: Mr. Charles Bogar, seorang pengecer produk mewah di San Farnsisco, berani mengeluarkan uangnya untuk bayar denda sebasar 1,7 juta dollar karena klaim dari pemebelinya bahwa produk yang dijual ada yang palsu (Chaudhry & Walsh 1996).

D.    DISKRIMINASI GENDER
Diskriminasi gender merupakan bentuk ketidakadilan terhadap individu tertentu, dimana bentuknya seperti pelayanan (fasilitas) yang di buat berdasarkan karakteristik yang di wakili oleh individu tersebut. Gender berasal dari bahasa latin berarti tipe atau jenis. Gender adalah sifat dan perilaku yang di lekatkan pada laki-laki dan perempuan yang di bentuk secara sosial maupun budaya.
Bentuk-bentuk Diskriminasi Gender :
·         Pemarginalan posisi dan peran perempuan
·         Subordinasi (wanita ada di bawah pria)
·         Stereotipe-stereotipe
·         Kekerasan dalam berbagai bentuk
·         Beban ganda dalam rumah tangga

E.     KONFLIK SOSIAL
Konflik sosial adalah kondisi yang terjadi ketika dua pihak atau lebih menganggap ada perbedaan ‘posisi’ yang tidak selaras, tidak cukup sumber, dan/atau tindakan salah satu pihak menghalangi, mencampuri atau dalam beberapa hal membuat tujuan pihak lain kurang berhasil.




a.       Pendekatan Konflik dalam Masyarakat
·         Pendekatan Konsensus (teori fungsional-struktural)
Pendekatan ini memiliki sudut pandang yang berbeda dalam mendefinisikan kejahatan. Pendekatan consensus melihat bahwa masyarakat memiliki satu persepsi atau asumsi yang sama dalam melihat kejahatan.
·         Pendekatan Konflik (teori konflik)
Pendekatan ini melihat bahwa kejahatan merupaka satu istilah yang muncul akibat adanya perbedaan-perbedaan gagasan di masyarakat yang pada dasarnya juga memiliki tingkat dan kelompok kepentingan yang berbeda pula.
b.      Konflik dan Kekerasan
Kekerasan merupakan perbuatan orang atau sekelompok orang yang menyebabkan cedera atau matinya orang lain atau menyebabkan kerusakan fisik atau barang.
c.       Konflik Bernuansa Kekerasan
·         Konflik Realistik
konflik yang berasal dari kekecewaan individu atau kelompok terhadap sistem dan tuntunan yang terdapat dalam hubungan sosial, misalnya adanya pemogokan buruh melawan majikanya
·         Konflik Nonrealistik
konflik yang bukan berasal dari tujuan-tujuan persaingan yang antagonis melainkan dari kebutuhan pihak-pihak tertentu untuk meredakan tegangan,misalnya upaya mencari kambing hitam yang sering terjadi dalam masyarakat atau balas dendam menggunakan ilmu ghoib.
d.      Faktor Penyebab Konflik


Menurut Leopold von Wiese dan Howard Becker, secara umum ada faktor utama yang menjadi penyebab terjadinya konflik, yaitu:
1.      Perbedaan Individu
2.      Perbedaan Kebudayaan
3.      Perbedaan Kepentingan
4.      Perbedaan Sosial

e.       Fungsi dan Akibat Konflik
Konflik memiliki fungsi positif, yaitu:
Meningkatkan solidaritas sebuah kelompok konflik dengan kelompok tertentu akan melahirkan kohesi dengan kelompok lainnya dalam bentuk aliansi. Konflik dalam masyarakat biasanya akan menggugah warga yang semula pasif untuk kemudian memainkan peran tertentu secara lebih aktif. Konflik juga memiliki fungsi komunikasi.
f.       Cara Mengatasi Konflik
Empat cara pokok yang umumnya dipakai untuk mengelola/mengatasi konflik, yaitu:
1.      Paksaan/Koersi
2.      Arbitrasi
3.      Mediasi
4.      Negosiasi
5.      Masalah Polusi/Pencemaran




F.     MASALAH POLUSI
Pencemaran adalah masuk atau dimasukannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain kedalam air atau udara. Pencemaran juga bisa berarti berubahnya tatanan (komposisi) air atau udara oleh kegiatan manusia dan proses alam, sehingga kualitas air dan udara menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukkannya.
Upaya-upaya Mengatasi Masalah Lingkungan Hidup
1.      Menerapkan penggunaan teknologi yang ramah lingkungan pada pengelolaan sumber daya alam baik yang dapat maupun yang tidak dapat di perbaharui dengan memperhtikan daya dukung dan daya tampungnya.
2.      Untuk menghindari terjadinya pencemaran lingkungan dan kerusakan sumber daya alam maka di perlukan penegakan hukum secara adil dan konsisten.
3.      Memberikan kewenangan dan tanggung jawab secara bertahap terhadap pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup.
4.      Pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup secara bertahap dapat dilakukan dengan cara membudayakan masyarakat dan kekuatan ekonomi.
5.      Untuk mengetahui keberhasilan dari pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup dengan penggunaan indikator harus diterapkan secara efektif.
6.      Penetapan konservasi yang baru dengan memelihara keragaman konservasi yang sudah sebelumnya.
7.      Mengikutsertakan masyarakat dalam rangka menanggulangi permasalahan lingkungan global.


Task3_EtikaBisnis_Bab9_UmiFeriana


Peran Sistem Pengaturan, Good Governance
Juli 02, 2019


a.    Definisi Pengaturan
Kamus Besar Bahasa Indonesia
Peraturan adalah ketentuan yang mengikat warga kelompok masyarakat, dipakai sebagai panduan, tatanan, dan kendalikan tingkah laku yang sesuai dan diterima: setiap warga masyarakat harus menaati aturan yang berlaku; atau ukuran, kaidah yang dipakai sebagai tolok ukur untuk menilai atau membandingkan sesuatu.
Lydia Harlina Martono
Peraturan merupakan pedoman agar manusia hidup tertib dan teratur. Jika tidak terdapat peraturan, manusia bisa bertindak sewenang-wenang, tanpa kendali, dan sulit diatur.
Jadi definisi dari peraturan adalah suatu perjanjian yang telah dibuat untuk kepentingan umum, tentang apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan.
B. Karakteristik Good Governance
Dalam hal ini, ada Sembilan karakteristik good governance dari United Nation Development Program (UNDP), yakni :
1.    Partisipasi
Konsep partisipasi tentu sejalan dengan system pemerintahan yang demokrasi yang diterapkan di Indonesia. Partisipasi secara sederhana berarti adanya peran serta dalam suatu lingkungan kegiatan. Peran serta disini menyangkut akan adanya proses antara dua atau lebih pihak yang ikut mempengaruhi satu sama lain yang menyangkut pembuatan keputusan, rencana, atau kebijakan. Tujuan utama dari adanya partisipasi sendiri adalah untuk mempertemukan kepentingan yang sama dan berbeda dalam suatu perumusan dan pembuatan kebijakan secara berimbang untuk semua pihak yang terlibat dan terpengaruh.
2.    Rule of law
Rule of low berarti penegakan hukum yang adil dan tanpa pandang buluh, yang mengatur hak-hak manusia yang berarti adnya supremasi hukum. Menurut Bargir manan (1994).
3.    Transparansi
Transparansi berarti adanya keterbukaan terhadap publik sehingga dapat diketahui oleh pihak yang berkepentingan mengenai kebijakan pemerintah dan organisasi badan usaha, terutama para pemberi pelayanan publik. Transparansi menyangkut kebebasan informasi terhadap publik. Satu hal yang membedakan organisasi swasta dan publik adalah dalam masalah transparansi sendiri.
4.     Responsif
Responsif berarti cepat tanggap. Birokrat harus dengan segera menyadari apa yang menjadi kepentingan public (public interest) sehingga cepat berbenah diri. Dalam hal ini, Birokrasi dalam memberikan pelayanan publik harus cepat beradaptasi dalam memberikan suatu model pelayanan.                 
5.     Berorientasi pada consensus
Berorientasi pada consensus berarti pembuatan dan pelaksanaan kebijakan harus merupakan hasil kesepakatan bersama diantara para actor yang terlibat. Hal ini sejalan dengan konsep partisipatif dimana adanya keterlibatan dari masyarakat dalam merumuskan secara bersama mengenai hal pelayanan publik.
6.     Keadilan
Keadilan berarti semua orang (masyarakat), baik laki-laki maupun perempuan, miskin dan kaya memilik kesamaan dalam memperoleh pelayanan publik oleh birokrasi. Dalam hal ini, birokrasi tidak boleh berbuat diskriminatif dimana hanya mau melayani pihak-pihak yang dianggap perlu untuk dilayani, sementara ada pihak lain yang terus dipersulit dalam pelayanan bahkan tidak dilayani sama sekali.
7.      Efektif dan efisien
Efektif secara sederhana berarti tercapainya sasaran dan efisien merupakan bagaimana dalam mencapai sasaran dengan sesuatu yang tidak berlebihan (hemat). Dalam bentuk pelayanan publik, hal ini berarti bagaimana pihak pemberi pelayanan melayani masyarakat seefektif mungkin dan tanpa banyak hal-hal atau prosedur yang sebenarnya bisa diminimalisir tanpa mengurangi efektivitasnya.
8.    Akuntabilitas
Akuntabilitas berarti tanggung gugat yang merupakan kewajiban untuk member pertanggungjawaban dan berani untuk ditanggung gugat atas kinerja atau tindakan dalam suatu organisasi. Dalam pemberian pelayanan publik, akuntabilitas dapat dinilai sudah efektifkah prosedur yang diterapkan oleh organisasi tersbut, sudah sesuaikah pengaplikasiannya, dan bagaiman dengan pengelolaan keuangannya, dan lain-lain.
9.    Strategic vision
Penyelenggara pemerintahan dan masyarakat harus memiliki visi jauh kedepan. Pemerintah dan masyarakat harus memiliki kesatuan pandangan sesuai visi yang diusung agar terciptanya keselarasan dan integritas dalam pembangunan, dengan memperhatikan latar belakang sejarah, kondisi social, dan budaya masyarakat.

C.   Commission Of Human Right (Hak Asasi Manusia)
Commission of human right (Hak asasi manusia) adalah hak dasar yang dimiliki setiap manusia sejak manusia itu dilahirkan. Hak asasi dapat dirumuskan sebagai hak yang melekat dengan kodrat kita sebagai manusia yang hidup, maka bila tidak ada hak tersebut mustahil kita dapat hidup sebagai manusia. Hak asasi manusia diperoleh/didapat manusia dari Penciptanya yaitu Tuhan Yang Maha Esa sebagai sesuatu yang bersifat kodrati. Karena sifatnya yang demikian, maka tidak ada kekuatan apa pun di dunia yang dapat mencabut hak asasi setiap manusia, karna HAM bukan pemberian manusia atau lembaga kekuasaan.
Commission of human right (Hak asasi manusia) ini tertuang dalam UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Menurut UU tersebut, hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh Negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang. demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.
Setelah perang dunia kedua, mulai tahun 1946, disusunlah rancangan piagam hak-hak asasi manusia oleh organisasi kerja sama untuk sosial ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang terdiri dari 18 anggota. PBB membentuk komisi hak asasi manusia (commission of human right). Sidangnya dimulai pada bulan januari 1947 di bawah pimpinan Ny. Eleanor Rossevelt. Baru 2 tahun kemudian, tanggal 10 Desember 1948 Sidang Umum PBB yang diselenggarakan di Istana Chaillot, Paris menerima baik hasil kerja panitia tersebut. Karya itu berupa UNIVERSAL DECLARATION OF HUMAN RIGHTS atau Pernyataan Sedunia tentang Hak-Hak Asasi Manusia, yang terdiri dari 30 pasal. Dari 58 Negara yang terwakil dalam sidang umum tersebut, 48 negara menyatakan persetujuannya, 8 negara abstain, dan 2 negara lainnya absen. Oleh karena itu, setiap tanggal 10 Desember diperingati sebagai hari Hak Asasi Manusia.
      Universal Declaration of Human Rights antara lain mencantumkan, Bahwa setiap orang mempunyai Hak :
1.    Hidup
2.    Kemerdekaan dan keamanan badan
3.    Diakui kepribadiannya
4.  Memperoleh pengakuan yang sama dengan orang lain menurut hukum untuk mendapat jaminan hukum dalam perkara pidana, seperti diperiksa di muka umum, dianggap tidak bersalah kecuali ada bukti yang sah.
5.    Masuk dan keluar wilayah suatu Negara
6.    Mendapatkan asylum
7.    Mendapatkan suatu kebangsaan
8.    Mendapatkan hak milik atas benda
9.    Bebas mengutarakan pikiran dan perasaan
10. Bebas memeluk agama
11. Mengeluarkan pendapat
12. Berapat dan berkumpul
13. Mendapat jaminan sosial
14. Mendapatkan pekerjaan
15. Berdagang
16. Mendapatkan pendidikan
17. Turut serta dalam gerakan kebudayaan dalam masyarakat
18. Menikmati kesenian dan turut serta dalam kemajuan keilmuan

D.   Kaitannya Good Governance Dengan Etika Bisnis
1.    Code of Corporate and Business Conduct
Kode Etik dalam tingkah laku berbisnis di perusahaan (Code of Corporate and Business Conduct)” merupakan implementasi salah satu prinsip Good Corporate Governance (GCG). Kode etik tersebut menuntut karyawan & pimpinan perusahaan untuk melakukan praktek-praktek etik bisnis yang terbaik di dalam semua hal yang dilaksanakan atas nama perusahaan. Apabila  prinsip tersebut telah mengakar di dalam budaya perusahaan (corporate culture), maka seluruh karyawan & pimpinan perusahaan akan berusaha memahami dan berusaha mematuhi “mana yang boleh” dan “mana yang tidak boleh” dilakukan dalam aktivitas bisnis perusahaan. Pelanggaran atas Kode Etik merupakan hal  yang serius, bahkan dapat termasuk kategori pelanggaran hukum.
2.    Nilai Etika Perusahaan
Kepatuhan pada Kode Etik ini merupakan hal yang sangat penting untuk mempertahankan dan memajukan reputasi perusahaan sebagai karyawan & pimpinan perusahaan yang bertanggung jawab, dimana pada akhirnya akan memaksimalkan nilai pemegang saham (shareholder value). Beberapa nilai-nilai etika perusahaan yang sesuai dengan prinsip-prinsip GCG, yaitu kejujuran, tanggung jawab, saling percaya, keterbukaan dan kerjasama. Kode Etik yang efektif seharusnya bukan sekedar buku atau dokumen yang tersimpan saja. Namun Kode Etik tersebut hendaknya dapat dimengerti oleh seluruh karyawan & pimpinan perusahaan dan akhirnya dapat dilaksanakan dalam bentuk tindakan (action).  Beberapa contoh pelaksanaan kode etik yang harus dipatuhi oleh seluruh karyawan & pimpinan perusahaan, antara lain masalah informasi rahasia dan benturan kepentingan (conflict of interest)